
Makanan dan minuman
Menurut National Headache Foundation, makanan dan minuman yang
bisa memicu migrain di antaranya adalah sebagai berikut:
- Keju matang (seperti cheddar, emmentaler, stilton, brie dan camembret)
- Cokelat
- Makanan yang diasinkan, diasamkan atau difermentasikan
- Krim asam
- Kacang-kacangan dan selai kacang
- Roti sourdough
- Kismis, pepaya, plum merah
- Buah-buahan beraroma sitrus
- Kafein yang berlebihan
- Alkohol
2. Menstruasi
Bagi
kebanyakan perempuan, siklus menstruasi merupakan penyebab utama sakit kepala termasuk migrain. Biasanya serangan
itu terjadi saat haid, atau beberapa hari sebelumnya. Anjloknya kadar esterogen
pada masa-masa tersebut diduga merupakan pemicu utamanya. Oleh karena itu, hal
yang sama juga dialami oleh perempuan menjelang masa menopause.
3. Lingkungan
Bagi
sebagian orang, bau parfum yang menyengat bisa memicu migrain saat berada di
tempat umum misalnya pusat perbelanjaan. Sebagian yang lain bisa mengalami
migrain karena melihat lampu kerlap-kerlip, atau sorot sinar matahari dari
sela-sela pepohonan saat mengemudi.
4. Stres
penyebab migrain
yang paling umum bagaimanapun adalah stres, dan sebaliknya penderita migrain
bisa menjadi sangat responsif secara emosional. Gelisah, khawatir, sedih,
terkejut dan suasana hati yang tidak menentu dapat memicu pelepasan hormon
tertentu yang menyebabkan migrain.
Sebaliknya,
rasa lega setelah melepas kepenatan yang terlanjur berlarut-larut juga bisa
memicu migrain. Gangguan yang disebut weekend headaches ini umumnya
dialami para karyawan setelah sibuk bekerja selama sepekan.
Cara Mengatasi Migrain Tanpa Obat
Ada banyak
obat dengan atau tanpa resep yang dapat membantu meringankan beberapa gejala
migrain, tapi belum ada obat yang dapat menyembuhkan migrain. Namun ada cara mengatasi migrain tanpa minum
obat. Apa saja?
Meski belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan migrain, tapi
dengan melakukan perubahan kecil dalam diet dan gaya hidup Anda dapat
mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migrain.
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi migrain tanpa
minum obat:
1. Menghindari pemicu
Pemicu
migrain antara lain rokok (nikotin dapat mempersempit pembuluh darah di otak),
terlalu banyak berolahraga berat, stres, perubahan pola tidur, sakit kepala dan
leher, masalah gigi, makanan tertentu, bau-bauan yang menyengat, cahaya dan
menstuasi.
2. Perhatikan kadar gula darah
Penurunan kadar
gula darah dapat memicu migrain karena mengarah pada glukosa yang dilepaskan ke
dalam aliran darah, sehingga menyebabkan tekanan darah meningkat. Makan teratur
setiap 4 jam dan jangan lebih dari 12 jam semalam tanpa makanan.Pilih makanan
dengan indeks glisemik rendah seperti buah-buahan dan sayuran, yogurt dan keju
rendah lemak. Hindari makanan dengan GI tinggi seperti roti putih, kue kering,
minuman manis dan permen.
3. Periksa asupan kafein
Terlalu
banyak kafein dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar otak menjadi terlalu
terbatas, yang dapat memicu migrain. Lebih dari 300 mg kafein sehari (3 cangkir
kopi bubuk atau 5 cangkir instan) dapat menimbulkan masalah. Coba mengurangi
atau beralih ke minuman tanpa kafein. Cokelat juga mengandung kafein.
4. Penyedap atau bahan tambahan pangan (BTP)
Banyak orang
melaporkan sensitif dengan aditif makanan seperti monosodium glutamat
(MSG), aspartam (pemanis buatan), tartrazine (pewarna kuning
digunakan untuk warna minuman bersoda dan marzipan), Sulfit (ditemukan
dalam anggur) dan natrium benzoat (ditemukan pada udang, margarin,
minuman ringan dan permen).
5. Kunyah jahe
Mengunyah
jahe dapat meringankan masalah mual dan pencernaan yang cenderung untuk
menyertai gejala migrain. Jahe juga dapat memblokir efek dari prostaglandin,
yaitu zat yang dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah di otak dan
memicu migrain.
6. Tingkatkan kadar serotonin
Studi telah
menunjukkan rendahnya tingkat serotonin pada penderita migrain. Makanlah
makanan kaya protein seperti ayam, kalkun, telur, produk susu, pisang, kurma,
gandum, nasi, kacang-kacangan dan biji-bijian untuk meningkatkan kadar
serotonin.
7. Minum air
Dehidrasi
juga dapat memicu migrain. Jaringan di sekitar otak terdiri dari air, sehingga
ketika kehilangan cairan jaringan tersebut akan menyusut, menyebabkan iritasi
dan nyeri. Minum antara 1 dan 2 liter air sehari dapat mengurangi keparahan,
durasi dan frekuensi serangan migrain.
8. Vitamin
5HTP
digunakan untuk membuat serotonin sehingga dapat membantu untuk mengurangi
kerentanan tubuh terhadap serangan migrain. Butterbur dan Coenzyme
Q10 juga diyakini membantu mencegah migrain.
9. Makan makanan kaya magnesium
Kekurangan
magnesium dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak dan juga
berkurangnya gula darah, yang keduanya berpengaruh terhadap serangan migrain.
Makanan seperti sayuran hijau, tomat, kacang-kacangan, biji-bijian, gandum
utuh, kentang, oat, kacang polong dan ektra khamir banyak mengandung magnesium.
10. Yoga
Yoga dapat
membuat Anda tenang, mengurangi stres serta memudahkan sakit dan nyeri. Yoga
juga dapat meringankan kekakuan pada leher dan bahu sehingga mencegah kambuhnya
Ada 10 Alternatif lain untuk mengatasi migrain yaitu :
1. Suntik Botox
Juli tahun lalu, Food and Drug Administration (FDA)
menyetujui penggunaan suntik botox untuk mengatasi migrain. Sejumlah bukti
ilmiah membuktikan, suntikan yang lebih sering ditujukan untuk mengatasi
keriput di wajah ini cukup efektif mengatasi migrain.
2. Terapi gen
Menurut
sebuah penelitian di Oxford University, faktor genetik menyebabkan 20
persen penderita migrain tidak bisa sembuh hanya dengan obat. Gen pemicu
migrain ini dinamai Tresk dan diturunkan dari orangtua sehingga hanya bisa
dihilangkan melalui terpai gen.
3. Aspirin Suntikan
aspirin cair
tampaknya akan menjadi terobosan baru untuk mengatasi migrain. Peneliti dari University
of California telah membuktikan, penyuntikan aspirin langsung ke pembuluh
darah bisa mengatasi migrain dengan lebih murah dan efektif.
4. Relaksasi Karena stres
merupakan
salah satu pemicu utama migrain, maka cara pengatasan paling mudah adalah
mengistirahatkan pikiran dari urusan pekerjaan. Pergi berlibur adalah salah
satu alternatif mengatasi migrain yang paling menyenangkan.
5. Stimulasi magnetik
Transcranial
Magnetic Stimulation adalah
temuan baru berupa perangkat elektronik penghilang migrain. Ketika ditempelkan
di kepala, alat ini akan menghasilkan medan magnetik yang mengurangi
sensitivitas terhadap rasa nyeri di kepala.
6. Matikan ponsel
Ada 2 alasan
mengapa telepon seluler (ponsel) bisa memicu migrain, salah satunya membuat
orang mudah stres karena klien atau atasan di tempat kerja bisa menghubungi
sewaktu-waktu untuk membicarakan pekerjaan melalui alat tersebut. Alasan kedua
adalah radiasi elektromagnetik yang bisa memicu migrain.
7. Olahraga Bagi
sebagian orang, olahraga justru memicu migrain. Namun bagi kebanyakan orang, olahraga
ringan yang tidak terlalu melelahkan cukup ampuh meredakan stres, melancarkan
peredaran darah dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Semuanya itu bisa
meringankan gejala migrain.
8. Batasi kafein Kelebihan
kafein adalah salah satu pemicu migrain, sehingga tidak dianjurkan untuk minum
lebih dari 5 cangkir kopi, teh atau minuman bersoda dalam sehari. Namun bagi
yang sudah ketagihan kafein, berhenti minum kopi sama sekali juga bisa memicu
migrain. Karena itu yang perlu diperhatikan adalah porsinya, tidak boleh
berlebihan.
9. Terapi seks Khusus pada
wanita, hubungan seks secara teratur bisa mengurangi risiko migrain. Hormon
yang memberikan rasa nikmat saat bercinta, endorphin merupakan pereda nyeri
alami yang diproduksi dalam jumlah besar setiap kali mencapai orgasme.
10. Konsumsi suplemen zat besi Anemia atau kurang darah bisa memicu migrain meski
bukan termasuk salah satu faktor utama. Jika serangan migrain selalu menyertai
gejala letih lesu, tidak ada salahnya memperbanyak suplemen atau makanan yang
menganding zat besi seperti hati ayam dan sayuran hijau.
EmoticonEmoticon