Saturday, January 23, 2016

Penyebab Sakit Gigi dan Gusi Bengkak





Tak jarang diantara kita pernah mengalami gusi bengkak, rasanya pasti sangat sakit, terasa ngenyut bahkan sampai ke kepala,seakan-akan rasanya mau pecah!! Maka siapa saja yang mengalaminya pasti ingin segera mengatasi gusi bengkak tersebut. Sebelumnya mari kita pelajari penyebab gusi bengkak, agar nantinya lebih mudah untuk mengatasinya. Gusi sangat penting terhadap kesehatan mulut seseorang. Gusi merupakan jaringan kokoh yang umunya berwarna pink karena terdapat banyak pembuluh darah yang kecil-kecil dan rapat, Gusi membungkus tulang rahang atas dan bawah, juga menempel pada bagian bawah gigi sehingga apa yang terjadi pada gigi bisa berdampak pada gusi. Gusi bengkak berarti pada gusi tersebut terjadi peradangan atau inflamasi sehingga berwarna lebih merah dari sekitarnya (gusi yang sehat), gusi jadi menonjol, terkadang terlihat kekuningan diujungnya sebagai tanda adanya nanah. Gusi bengkak menjadi sensitif dan biasanya terasa sangat sakit bahkan terasa berdenyut seperti mau meledak. Tak jarang pula gusi bengkak mudah berdarah ketika menggosok gigi. Adapula yang bengkaknya sampai pipi wajah, terlihat wajahnhya jadi tidak simetris. Ada banyak penyebab gusi bengkak, namun yang paling sering adalah sebagai berikut: Gingivitis Gingivitis atau radang gusi adalah penyebab tersering gusi bengkak. Gingivitis merupakan penyakit gusi yang menyebabkan gusi menjadi iritasi dan kemudian bengkak. Banyak orang mengalami gingivitis dan tidak menyadarinya karena gejalanya bisa sangat ringan. Namun, jika dibiarkan atau tidak diobati, gusi bengkak akibat gingivitis tersebut akhirnya dapat menyebabkan hilangnya gigi. Penyebab tersering Gingivitis adalah kebersihan mulut yang buruk, yang memungkinkan plak menumpuk pada garis perbatasan gusi dan gigi. Plak adalah lapisan yang terdiri dari bakteri dan partikel makanan yang menempel pada gigi dari waktu ke waktu. Jika plak tetap pada gigi selama lebih dari beberapa hari, akan menjadi karang gigi. Karang gigi lebih sulit dibersihkan daripada plak dan biasanya tidak dapat dihilangkan dengan flossing dan menyikat gigi saja. Karang gigi yang menusuk nusuk gusi dapat menyebabkan radang gusi kemudian membengkak. Kehamilan Gusi bengkak juga dapat terjadi selama kehamilan. Hormon tubuh selama kehamilan dapat meningkatkan aliran darah di gusi. Peningkatan aliran darah dapat menyebabkan gusi menjadi lebih mudah teriritasi, dan kemudian menyebabkan gusi bengkak. Perubahan hormonal ini juga dapat menghambat kemampuan tubuh untuk melawan bakteri yang biasanya menyebabkan infeksi gusi. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena gingivitis. Penyebab gusi bengkak lainnya yang jarang, meliputi: Malnutrisi Kekurangan vitamin, terutama vitamin B dan C, dapat menyebabkan gusi bengkak. Vitamin C, misalnya, memainkan peran penting dalam pemeliharaan dan perbaikan gigi dan gusi. Jika kadar vitamin C Anda turun terlalu rendah, Anda bisa mengembangkan penyakit scurvy. Scurvy dapat menyebabkan anemia dan penyakit gusi. Gusi bengkak karena infeksi Infeksi yang disebabkan oleh jamur dan virus berpotensi menyebabkan gusi bengkak. Jika Anda memiliki herpes (virus), bisa menyebabkan kondisi yang disebut herpes akut gingivostomatitis, yang juga menyebabkan gusi bengkak. Oral Thrush, yang merupakan hasil dari pertumbuhan berlebihan jamur alami di dalam mulut (jamur candida), juga dapat menyebabkan gusi bengkak. Cara Mengobati Gusi Bengkak Mengobati Gusi bengkak harus dengan cara yang benar. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi gusi bengkak antara lain: menyikat gigi dan flossing dengan lembut. 


1.Kehamilan
2.Kekurangan Vitamin B dan C
3.Karena Infeksi
4.Karena Stres.




Artikel Terkait


EmoticonEmoticon